Jangan Lupa Kunjungi Fushimi Inari Taisha di Kyoto, Kuil Sekaligus Tempat Wisata Jepang yang Menarik

Tori Gerbang Fushimi Inari Taisha Kyoto Jepang

Jangan Lupa Kunjungi Fushimi Inari Taisha di Kyoto, Kuil Sekaligus Tempat Wisata Jepang yang Menarik

Seperti yang kita ketahui, Jepang merupakan salah satu negara dengan mayoritas orang beragama Buddha. Oleh karena itu, Anda akan menemukan banyak kuil atau tempat ibadah orang Budha saat berkunjung ke Jepang.

Negara dengan julukan negeri samurai ini juga termasuk negara yang paling ramai dikunjungi wisatawan mancanegara, tak lain karena banyaknya tempat wisata menarik di dalamnya. Wisata di Jepang yang paling populer diantaranya adalah Tokyo Disneyland, Menara Tokyo, Pegunungan Alpen Jepang dan masih banyak lagi.

Tori Gerbang Fushimi Inari Taisha Kyoto Jepang
Image from notboredny.com

Sebagian besar memang wisata alam seperti pegunungan, sungai, taman, sebagian lainnya berupa wisata buatan, seperti menara, bendungan, wahana bermain,dan lainnya. Namun, ada pula tempat ibadah yang sekaligus dijadikan tempat wisata, seperti kuil Fushimi Inari Taisha di Kyoto.

Baca Artikel mengenai Kyoto lainnya

Kyoto merupakan salah satu daerah di Jepang yang ramai didatangi wisatawan, baik wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri. Beberapa tempat wisata di Kyoto menjadi wisata terpopuler di Asia bahkan dunia. Tak heran bila setiap wisatawan tak lupa berkunjung ke Kyoto saat liburan di Jepang.

Nah, berbicara tentang kuil Fushimi Inari, kuil ini berada di kaki Gunung Inari, jadi namanya pun tak lepas dengan kata “Inari”. Termasuk kuil kuno yang didirikan oleh masyarakat Jepang zaman dahulu yang sampai kini masih berdiri kokoh. Bahkan orang-orang tak hanya menjadikannya tempat ibadah saja, melainkan sebagai tempat wisata favorit.

Baca Artikel :   Taman-taman Indah Saat Musim Gugur di Tokyo Jepang

Wisatawan yang berkunjung ke kuil Fushimi Inari Taisha di Kyoto pun tak hanya orang yang beragama Buddha saja, namun dari berbagai agama lain di seluruh dunia. Mengapa demikian? Karena desain kuilnya sangat menarik, bergaya klasik dan khas dengan bangunan kuno.

Memang bangunan yang sekarang bukanlah bangunan asli yang dibangun pertama kali, namun merupakan bangunan hasil renovasi di tahun 1499. Bangunan yang pertama telah hancur akibat perang Onin. Meski begitu, desain bangunan pertama dengan bangunan 1499 tidak ada yang berbeda.

Lantas, tahun berapakah pertama kali kuil tersebut dibangun? Tentunya jauh sebelum tahun 1499, yaitu pada tahun 711. Jadi, wisatawan yang datang bukan hanya bermaksud untuk berwisata religi saja, namun juga wisata sejarah.

Kuil Fushima Inari Taisha di Kyoto sering disebut sebagai tempat bersemayamnya para dewa padi, hal ini diyakini oleh masyarakat sekitar yang juga tinggal di kaki Gunung Inari. Disana, Anda akan menemukan banyak patung yang diyakini pula sebagai perantara pesan dari dewa padi kepada masyarakat kaki Gunung Inari.

Nah, bagaimana cara menuju ke kuil terkenal ini? Caranya cukup mudah, Anda bisa menuju ke kaki Gunung Inari dari Kuil Kiyomuzudera terlebih dahulu. Selanjutnya, naiklah ke bus nomor 206 yang bertarif murah dan berfasilitas lengkap.

Setelah tiba di terminal selanjutnya, naiklah kereta Keihan dan turun di Stasiun Inari. Nah, setelah tiba di Stasiun Inari, maka Anda tinggal meneruskannya menuju Kuil Fushima Inari Taisha dengan berjalan kaki. Jangan khawatir, perjalanan yang ditempuh tanpa kendaraan cukup dekat, jadi, Anda tak akan merasa lelah.

Lantas, hal apa saja yang bisa Anda lakukan saat sudah berada di kaki Gunung Inari Kyoto ini? Agar tidak bosan, lakukanlah beberapa hal berikut ini!

  1. Mengunjungi Kuil Fushimi Inari Taisha di Kyoto

Ya, hal pertama yang wajib dilakukan tentunya mengunjungi kuil tempat bersemayamnya para dewa di kaki Gunung Inari. Kuil yang berdiri pertama kali pada tahun 771 dan direnovasi pada tahun 1499 ini menjadi daya tarik para wisatawan. Bagaimana tidak, arsitekturnya saja sangat berbeda dengan bangunan lain, bahkan lain dengan kuil-kuil di Jepang yang lainnya.

Fushimi Inari Taisha Kyoto Jepang
Image from abduzeedo.com

Sebagian besar wisatawan yang berkunjung tak sekedar mengambil foto saja, namun juga berdoa untuk mendapat kelancaran rejeki. Sering pula dikunjungi oleh sejarawan yang meneliti sejarah bangunan kuil yang sampai sekarang masih berdiri kokoh.

  1. Mendaki Bukit

Di belakang Kuil Fushima Inari Taisha di Kyoto, Anda bisa berkegiatan mendaki bukit. Ya, terdapat bukit tepat di belakang kuil, yang memerlukan waktu sekitar 2 atau 3 jam untuk mencapai puncak. Bagi Anda yang hobi hiking atau mendaki gunung, kegiatan ini tidak boleh dilewatkan begitu saja. Anda akan disuguhkan dengan pemandangan kota Kyoto yang luar biasa dari puncak bukit.

Baca Artikel :   Wisata Jepang Winter di Fujiten Ski Resort
Peta Fushimi Inari Taisha Kyoto Jepang
Image from vadrouille-et-tambouille.com

Jangan khawatir, jalan untuk para pendaki di bukit tersebut sudah cukup mudah, ada jalan khusus yang sudah tertata. Di tengah perjalanan, Anda bisa mampir ke rumah makan atau warung yang menyediakan berbagai makanan khas Jepang, seperti sushi, ramen, takoyaki, dan masih banyak lagi.

  1. Menikmati Sunset

Hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan di area kuil Fushimi Inari Taisha di Kyoto yakni menikmati sunset. Ya, pesona matahari terbenam bisa Anda nikmati dari kaki Gunung Inari. Menariknya lagi, kuil Fushimi memiliki cat warna merah menyala, dimana akan lebih menyala dan bersinar kala matahari akan terbenam.

Sunset Fushimi Inari Taisha Kyoto Jepang
Image from Google

Lakukanlah hal lain saat Anda menikmati senja, seperti mencicipi makanan khas Jepang yang masih tradisional, atau sekedar minum teh sambil berbincang dengan rekan traveling Anda. Dijamin sunset di kuil Fushimi akan menjadi salah satu momen tak terlupakan bagi Anda.

  1. Berfoto atau Mengabadikan Momen

Ya, tentu kegiatan yang satu ini tidak bisa ditinggalkan, terutama bagi Anda yang hobi fotografi. Kuil berwarna dominan merah dengan background bukit akan menghasilkan gambar yang menakjubkan tentunya.

Ada pula spot favorit di kuil tersebut, yakni di senbon torii. Spot tersebut berupa torii berwarna merah menyala yang berjejer rapi. Torii tersebut akan Anda jumpai saat pertama kali masuk ke gerbang kuil. Jadi, jangan lupa mengabadikan momen di senbon torii dan spot yang menurut Anda menarik lainnya.

Best Spot Fushimi Inari Taisha Kyoto Jepang
Image from travelcaffeine.com

Bagi Anda yang ingin menginap di kaki Gunung Inari, jangan khawatir, tersedia banyak tempat penginapan di sekitar kuil. Tempat penginapan tersebut sudah cukup memadai, bahkan beberapa dilengkapi dengan kamar mandi yang bisa untuk berendam. Menarik bukan?

Suasana di area kuil Fushimi Inari Taisha di Kyoto juga sangat sejuk, karena berada di kaki gunung. Selain itu, banyak pula pepohonan yang membuat hawa semakin sejuk. Nah, saat musim dingin, Anda tak boleh lupa membawa pakaian tebal, karena suhu disana biasanya mencapai 0 derajat bahkan minus.

Di musim dingin, pemandangan akan ditambah dengan tumpukan salju putih di sepanjang perjalanan. Bahkan beberapa menyelimuti atap kuil dan atap rumah hingga menjadi spot menarik.

Baca Artikel :   Inilah Tempat Wisata di Tokyo yang Membuat Anda Susah Move On dari Jepang. Yuk Kunjungi!

Sementara jika Anda berkunjung saat musim semi atau musim gugur, tentu keindahan alamnya akan berlipat, karena di kanan kiri kaki gunung terdapat pepohonan yang daunnya mulai berubah warna menjadi kuning atau merah. Tak ingin hal ini dilewatkan begitu saja bukan?

Baca Artikel Musim Kyoto

Lihat Video Kyoto pada musim Gugur / Autumn

 

Jadi, ayo kunjungi Fushimi Inari Taisha di Kyoto untuk wisata religi maupun wisata sejarah. Jangan lupa pula untuk cicipi makanan tradisional Jepang di daerah kaki gunung tersebut agar liburan Anda semakin lengkap.

Artikel Penginapan dan Ryokan di Kyoto 

Untuk Tour Kyoto bisa Konsultasi dengan Team TourJepang.co.id 

FOLLOW Instagram kami di @tourjepang untuk Testimoni Customer, Promo Tiket dan Promo Paket, dan Aktifitas di Jepang.

Jika anda mempunyai Tiket dan ingin melakukan perjalanan di Osaka klik 

Private Tour ke Jepang

 

Related Post

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: