counter hit make

Etika Berpergian dengan Kereta di Jepang

Etika Berpergian dengan Kereta di Jepang

500???? ???, 500 Shinkansen, Japan
copyright: Ken Lee

Cepat, murah, dan efisien. Kereta adalah transportasi favorit orang Jepang untuk berpergian. Memang ada pilihan transportasi umum lain tapi tidak ada yang bisa mengalahkan kepopuleran dan keefisienan kereta. Dengan kereta kamu bisa mencapai hampir seluruh tempat di Jepang.

Bagi kamu yang mau berlibur di Jepang, kamu harus coba menaiki kereta untuk menuju tempat wisata. Tapi sebelum itu pelajari dulu tata cara dan etika naik kereta berikut ini, ya.

Etika naik eskalator

Tak berjudul
copyright: quashlo

Di Jepang ada kereta bawah tanah di mana untuk menuju ke sana kamu perlu menaiki escalator. Berbeda dengan di Indonesia, di Jepang ada etika khusus saat berdiri di ekalator. Saat menaiki escalator berdirilah di satu sisi dan sisakan ruang di sisi lainnya. Jangan berdiri di tengah tangga escalator. Ruang kosong yang disisakan ini untuk penumpang lain yang terburu-buru, jadi mereka bisa berjalan lebih cepat tanpa terhalang orang lain. Jangan menyerobot antrian di escalator juga, ya.

Jika kamu berada di daerah Kanto, terutama Tokyo, berdirilah di sisi kiri escalator. Berbeda lagi di Kyoto, kamu harus berdiri di sebelah kanan. Jika bingung ikuti saja orang-orang di sekitarmu.

Antrean masuk kereta

Queing for train, Osaka
copyright: Hervé Girod

Setelah membeli karcis, kamu harus mengantre untuk masuk ke dalam kereta. Saat mengantre kamu tidak boleh berdiri di depan pintu kereta. Mengantrelah di samping pintu kereta. Dahulukan penumpang yang turun dari kereta. Setelah semua penumpang turun barulah kamu bisa masuk ke dalam. Tidak perlu terburu-buru, tidak akan ditinggal, kok.

Gerbong khusus perempuan

Train at Nara Station, Nara
copyright: Daniel Kelly

Sebelum masuk pastikan kamu tidak salah masuk ke gerbong khusus perempuan, ya. Biasanya ada tulisan khusus gerbong wanita dalam bahasa Inggris, jadi jika kamu laki-laki jangan sampai salah masuk. Gerbong khusus wanita bisa dinaiki oleh pria setelah lewat jam 9 pagi atau tergantung jadwal kereta tersebut. Tapi untuk amannya lebih baik naik gerbong biasa saja.

Masuk ke dalam kereta

??????-105
copyright: Hiroyuki Mori

Karena sangat banyak orang Jepang yang menggunakan kereta, area dekat pintu kereta akan sangat cepat dipenuhi orang. Jadi setelah masuk ke kereta, cepatlah bergerak ke bagian tengah gerbong agar tidak menutupi jalan masuk.

Saat di dalam kereta

Packed
copyright: Dadschaen

Ketika di dalam kereta, ubah mode Hp-mu dalam mode silent. Orang Jepang sangat sensitive dalam menaga ruang privat mereka, jadi mereka juga akan menjaga ruang privat orang lain. Suara ponsel yang berdering bisa saja mengganggu orang lain dalam perjalanan. Karena itu lebih baik ponsel dalam mode hening. Saat berbicara dengan teman jangan menggunakan suara yang terlalu keras dan jangan membuat keributan. Jika tidak terpaksa lebih baik tidak makan dan minum dalam kereta, ya.

Kursi Prioritas

People sitting in JR subway train
copyright: Phuong Nguyen

karena banyak orang yang naik kereta terkadang bisa saja kita kehabisan kursi di dalam kereta. jika kamu dapat kursi kosong berarti kamu sangat beruntung. tapi perhatikan apakah kursi yang kamu duduki adalah kursi prioritas atau bukan. jika, iya segeralah berdiri dan berikan pada orang yang lebih membutuhkan. kursi prioritas ditujukan untuk penumpang lanjut usia, disabilitas, dan ibu hamil.

Keluar dari kereta

Tokyo
copyright: Dan Muller

Jika suara announcer kereta sudah menyebutkan stasiun tujuanmu, bersiap-siaplah untuk turun. Tunggu hingga kereta benar-benar berhenti. Saat keadaan gerbong sedang padat, ucapkan kata ‘sumimasen’ yang berarti ‘permisi’dengan sopan. Orang-orang di depanmu akan memberikan jalan untukmu lewat.

 

Sudah tahu, kan tata cara naik kereta di Jepang? Sekarang kamu sudah siap untuk berlibur di Jepang dengan naik kereta.

 

Hubungi Kami di Whatsapp
%d bloggers like this: