Rekomendasi 8 Spot Sakura Mekar Tersembunyi di Kyoto

Rekomendasi  8 Spot Sakura Mekar Tersembunyi di Kyoto

Banyak orang mengunjungi Jepang untuk melihat bunga sakura yang indah dan ikonik di musim semi. Karena itu biasanya taman-taman di Jepang akan penuh dengan ribuan orang baik warga lokal dan mancanegara. Kalau seperti itu akan sangat sulit untuk menikmati bunga sakura dengan suasana yang tenang. Di artikel ini kami akan merekomendasikan beberapa tempat sakura mekar yang under-rated dimana tidak banyak orang yang tahu supaya kamu bisa menikmati keindahan sakura tanpa terganggu keramaian.

Uho-in Temple

copyright: google

Konon katanya, Kuil Uho-in Temple ini dibangun lebih dari seribu tahun yang lalu. Di Kyoto biasanya bunga sakura mekar di awal bulan April tapi di kuil ini bunga sakura mekar di pertengahan hingga akhir bulan April, lho. di kuil yang relative kecil ini seluruh tempat dinaungi oleh dahan-dahan bunga sakura, setiap sudut menjadi serba pink. Ada berbagai jenis pohon sakura langka seperti Kannon, kanki dan shogetsu. Jenis bunga sakura yang ini cukup unik karena kelopak bunganya ada dua lapis.

Ditambah lagi di dekat gerbang kuil kamu bisa melihat Gyoinko, jenis sakura langka yang punya semu warna hijau di bunga-bunganya. Meski banyak sakura indah yang tumbuh di kuil ini, Kuil Uho-in jarang dikunjungi oleh orang-orang. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati sakura meski saat high-season.

Name : Uho-in Temple

Opening hours : 6:00 am – 5:00 pm

Closing days : None

Price : Free

Address : 9-3, Shoten-cho, Chiekoin Kamidachiuri Nishi-iru, Kamigyo-ku, Kyoto  Google Maps

Website (Japanese)

https://www.uhoin.com

 

Rokkaku-do Temple

copyright: google

Berseberangan dengan Kawaramachi, shopping district di Kyoto dan tempat lahirnya Ikebana (seni merangkai bunga), Rokkaku-do Temple berada sejauh 5 menit jalan kaki dari Karasuma Station di Hankyu Line. Kuil yang ditandai dengan batu hexagonal bernama Hesoshi ini cukup populer di kalangan turis dan warga lokal karena lokasinya yang ada di tengah kota.

Tapi hanya sedikit, lho orang-orang yang mengunjungi tempat ini saat bunga sakura mekar.  Alasannya mungkin karena bunga sakura di kuil ini mekar lebih cepat daripada tempat lain. Di Rokkaku-do Temple jenis bunga sakura paling banyak adalah Miyuki Sakura, jenis sakura yang bunganya berubah kemerahan setelah mekar. Pohon sakura di kuil ini memang tidak terlalu banyak tapi tempat ini juga pantas untuk dikunjungi.

Name : Rokkaku-do Temple

Opening hours : 6:00 am – 5:00 pm (offerings from 8:00 am)

Closing days : None

Price : Free

Address : 248, Donomae-cho, Nakagyo-ku, Kyoto ??????????248 Google Map

Website (Japanese)

 

Kumano Nyakuoji Jinja Shrine

copyright: google

 

Seorang filsuf Jepang bernama Kitaro Nishida sering bermeditasi di jalanan salah satu kanal dari Danau Biwa. Karena itu jalan sepanjang 2 km itu diberi nama Philosopher’s Path. Jalan ini dihiasi dengan banyak pohon sakura yang membuat ilusi terowongan pink yang sangat indah. Di bagian selatan terdapat Kumano Nyakuoji Jinja Shrine, kuil yang keberadaanya tidak banyak diketahui. Jika kamu berjalan lurus melewati kuil ini, kamu akan menemui papan tanda berbunyi ‘Cherry Blossom Garden’. Begitu masuk ke dalamnya kamu pasti akan terpukau dengan pemandangan puluhan pohon sakura yang mekar  di bukit kecil.

Berbeda dengan sakura pada umumnya, sakura di kuil ini mekar mengarah ke cahaya matahari. Ketika semua pohon mekar sempurna, warna kontras langit yang biru dan warna pink tua akan menghiasi taman ini. waktu terbaik untuk melihatnya adalah di awal April. Kuil ini sangat jarang dikunjungi pengunjung karena sebagian besar turis lebih suka berada di Philosopher’s Path.

Name : Kumano Nyakuoji Jinja Shrine

Opening hours : Free to access anytime (Office 8:30 am – 5:00 pm)

Closing days : None

Price : Free

Address : 2, Nyakuoji-cho, Sakyo-ku, Kyoto ??????????2 Google Maps

Website (Japanese)

https://ja.kyoto.travel/tourism/single02.php?category_id=7&tourism_id=269

Shinnyo-do Temple

copyright: google

Mungkin kamu pernah mendengar nama kuil ini saat mencari spot musim gugur di Kyoto. Tapi apa kamu tahu kalau kuil ini juga cocok untuk melihat bunga sakura? Karena image musim gugur sudah melekat di kuil ini, tidak banyak pengunjung di musim semi. Itu berarti kuil ini sempurna untuk menikmati bunga sakura tanpa keramaian.

Ada beberapa jenis sakura yang tumbuh di kuil ini seperti somei yoshino sakura dan tatekawa sakura. Untuk melihat bunga ini kamu tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun, lho alias gratis! Di sekitar kuil ini juga ada kuil-kuil lain yang sama indahnya, kok jadi jangan khawatir bosan.

Name : Shinnyo-do Temple

Opening hours : 9:00 am – 4:00 pm (Office open until 3:45 pm?

Closing days : None

Price : Free

Address : 82, Jodoji Shinnyo-cho, Sagyo-ku, Kyoto ????????????82 Google Maps

Website (Japanese)

https://shin-nyo-do.jp

Sepanjang Ujigawa Haryu Canal (Fushimi)

copyright: google

Ujigawa Haryu awalnya adalah sebuah kanal yang dibuat untuk mengantar material pembangunan Istana Fushimi. Lambat laun kanal ini menjadi noda transportasi kota dan airnya biasa digunakan untuk membuat sake. Kanal ini bisa kamu kunjungi kapan saja dengan kapal wisata bernama Fushimi Jikkobune. Sambil menikmati suasana tenang, pohon-pohon sakura yang mekar di pinggir sungai pastinyajadi pemandangan yang lain dari biasanya.

Name : Jikkokubune Canal Cruise

Opening hours : Operating from late March to early December (in August it operates only in early to mid August)

Closing days : Monday (always operating on April, March, October, and November, except for National Holidays)

Price : Adults: 1,200 yen Elementary school students and younger: 600 yen

Address: In the back of Gekkeikan Okura Sake Museum, along the canal (Motozaimoku-cho, Fushimi-ku, Kyoto) Google Maps

 

Di Depan Seiryutei

copyright: Damien Douxchamp

Poiltisi dan prajurit Yamagata Aritomo, penulis Ueda Akinari, penemu Panasonic Konosuke Matsushita, dan beberapa nama terkenal lain punya villa liburan di sekitar Nanzen-ji Temple. Salah satunya adalah bangunan Seiryutai milik tentara angkatan laut Heihachiro Togo yang menjadi cagar budaya. Di depan Seiryutai ada sebuah jalan yang dipagari dengan weeping sakura berwarna pink tua. Biasanya Seiryutai ditutup untuk khalayak umum tapi kalau untuk berfoto di depannya saja boleh, kok.

Untuk menuju pohon sakura yang indah ini, telusuri saja jalanan menuju gerbang Nanzen-ji Temple, begitu masuk kamu akan merasakan atmosfer bangsawan Jepang yang sangat kuat. Seperti spot sebelumnya, pohon sakura di Seiryutai juga jarang dikunjungi turis.

Name : Seiryutei

Closing days : Generally closed to the public

Address : 43, Nanzenji Shimokawara-cho, Sakyo-ku, Kyoto Google Maps

Website (Japanese)

http://www.daimatsu-kyoto.co.jp/seiryutei/

 

Senbon Shaka-do Hall

copyright: google

 

Menyatu dengan pemukiman Nishijin yang tenang, Senbon Shaka-do Hall tidak hanya menjadi bangunan kayu tertua di Kyoto tapi juga menjadi cagar budaya penting bagi agama Budha. Ada sebuah pohon sakura yang dahannya tumbuh ke bawah yang membuatnya terlihat seperti tirai bunga-bunga berwarna pink. Pohon ini diberi nama Okame. Meski ukuran bunganya relatif kecil pohon ini tetap memukau.

Nama Okame merujuk pada nama istri seorang perajin kayu yang dulu membangu kuil Shaka-do. Saat perajin itu melakukan kesalahan dalam konstruksi, istrinya memberikan saran untuk memperbaikinya. Sayangnya, Okame melakukan bunuh diri sebelum kuil selesai dibangun. Alasannya adalah karena tidak baik jika seorang perajin bisa menyelesaikan tugasnya hanya karena saran seorang istri. Untuk menghormati jasa Okame, pohon sakura di Shaka-do Hall seakan mengingatkan kita pada kelembutan hati Okame.

Name : Senbon Shaka-do Hall (Daiho-on-ji Temple)

Opening hours : 9:00 am – 5:00 pm

Closing days : None

Price : Free

Address : Shichihonmatsu-dori Imadegawa-agaru, Kamigyo-ku, Kyoto  Google Maps

AccessAround a 3-minute walk from the Kamishichiken bus stop (Kyoto City Bus)

Website (Japanese)

http://www.daihoonji.com

Kyoto Prefectural Office (Ex-Main Building)

copyright: google

Dibangun tahun 1901, bangunan yang dulunya dibuat sebagai Kantor Pemerintahan ini tidak banyak dikenal sebagai spot bunga sakura. Bangunan ini sekarang digunakan sebagai aula konferensi dianggap sebagai salah satu gedung pemerintahan yang masih memertahankan arsitektur aslinya. Di tengah bangunan ada sebuah taman dan 7 pohon sakura dengan jenis yang berbeda-beda. Saat Sakura Viewing Festival diadakan, gedung ini dibuka untuk umum setiap pertengahan Maret hingga awal April.

Pohon ‘Gion Weeping Sakura’ yang mekar di taman gedung ini adalah cucu dari dari pohon weeping sakura yang mekar di Maruyama Park, lho. kamu bisa melihat bunga-bunga sakura ini baik dari luar atau pun dari balik dahan-dahan turunnya tapi tempat paling bagus adalah dari jendela di lantai 2. Satu tempat lagi yaitu dari pintu masuk lantai 1. Dari gerbang yang melengkung ini kamu bisa mendapat view gedung dan pohon sakura seluruhnya. Pokoknya instragamable banget, deh.

Name : Kyoto Prefectural Office (Ex-Main Building)

Opening hours : 10:00 am – 5:00 pm

Closing days : Monday, Saturday (every 2nd and 4th of the month), Sunday, National Holidays, Beginning and end of the year

Price : Free

Address : Yabunouchi-cho, Kamigyo-ku, Kyoto  Google Maps

Website (Japanese)

https://www.pref.kyoto.jp/index.html

Website (English)

https://www.pref.kyoto.jp/en/index.html

 

 

 

Hubungi Kami di Whatsapp
%d bloggers like this: