Kegiatan Musim Dingin Menarik di Hokkaido yang Jarang Diketahui
Table of Contents
Banyak orang yang mengkorelasikan Prefektur Hokkaido dengan ski. Memang benar Hokkaido pilihan yang tepat jika kamu ingin bermain ski. Resor seperti Niseko dan Furano yang berada di wilayah paling utara Jepang ini merupakan destinasi untuk bermain ski terbaik karena memiliki beberapa salju terbaik yang pernah ada.
Akan tetapi, Hokkaido menawarkan lebih dari sekedar ski, dan kamu pastinya tidak hanya ingin menghabiskan liburan musim dinginmu dengan ski. Berikut beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa kamu lakukan selain bermain ski.
1. Ikuti Pelayaran Es Mengapung Menakjubkan di Okhotsk

Kamu mungkin tahu seperti apa gunung es atau lanskap bersalju, namun pernahkah kamu melihat lautan yang tertutup bongkahan es? Es hanyut mengacu pada bongkahan es, bongkahan air laut beku yang besar dan terpisah oleh angin atau arus laut. Sesuai namanya, bongkahan es putih ini berkelok-kelok dan terbawa arus laut. Berasal dari Rusia, bongkahan es ini mengapung dan hanyut melintasi Laut Okhotsk.
Terletak di pesisir timur laut Hokkaido, Kota Abashiri merupakan kota paling selatan di Laut Okhotsk di mana es terapung musiman bisa terlihat. Perusahaan yang mengelola pelayaran untuk melintasi es terapung beroperasi antara akhir Januari hingga akhir Maret, lebih tepatnya saat bongkahan es ini kemungkinan besar akan muncul. Kalau kamu beruntung, kamu bisa melihat anjing laut dan elang ekor putih.
Berubahnya kondisi cuaca dari tahun ke tahun membuat es yang mengapung tidak selalu bisa terlihat oleh mata telanjang, terutama di akhir musim. Namun, terlepas dari apakah lautnya tertutup oleh es secara keseluruhan atau es-es tersebut mengapung seperti pulau-pulau berkilauan di perairan biru kehijauan yang cemerlang, pemandangannya sungguh menakjubkan dan bisa dimasukkan dalam daftar kunjunganmu.
Baca juga: Rekomendasi 7 Pemandian Air Panas Terbaik di Hokkaido
2. Festival Danau Shikotsu Hyoto di Chitose

Festival ini awalnya digagas oleh para relawan lokal untuk meningkatkan pariwisata musim dingin. Festival yang telah menjadi acara tahunan sejak akhir 1970-an ini biasanya berlangsung dari akhir Januari hingga pertengahan Februari. Kata “Hyoto” berarti pilar es dalam bahasa Jepang, yang mengingatkan pada patung-patung menakjubkan yang mengubah tepi Danau Shikotsu menjadi kerajaan ajaib, persis seperti yang ada di film “Frozen”. Dengan kedalaman 360 meter, Danau Shikotsu adalah danau terdalam kedua di Jepang. Danau kaldera yang menakjubkan ini, yang dikelilingi oleh tiga gunung berapi, menawarkan air yang paling jernih dan murni.
Patung-patung di festival ini tidak dipahat dari salju seperti yang ada di Festival Salju Sapporo, melainkan dibuat dengan terlebih dahulu menenggelamkan “kerangka” patung yang dituju ke dalam air danau, lalu menyemprotkan air dan membiarkan setiap lapisan membeku. Patung-patung tersebut dipotong sesuai bentuk yang diinginkan dengan gergaji mesin, dan detail lebih lanjut ditambahkan secara manual menggunakan beliung. Patung-patung yang dihasilkan berwarna biru yang seolah berpendar di bawah sinar matahari, biru yang begitu memukau sehingga dijuluki “Biru Shikotsu”. Di malam hari, lampu warna-warni menerangi karya-karya es ini.
Sekadar berkeliling untuk mengagumi patung-patung menjulang tinggi ini saja sudah sangat menyenangkan. Namun, ada juga kegiatan lain di festival ini. Kamu bisa meluncur di seluncuran es, meluncur di arena seluncur es, dan bahkan menunggang kuda. Jika kamu perlu menghangatkan diri setelah semua itu, terdapat kios-kios yang menjual makanan hangat seperti soba dan oden panas, serta fasilitas pemandian air panas di sekitarnya.
3. Berbagai Wisata di Furano
Terlepas dari salju setebal sembilan meter yang turun setiap musim dingin tiba, Kota Furano terkenal akan lanskap musim panasnya yang indah, terutama ladang lavender yang mewarnai perbukitan dengan warna ungu. Selain keindahan alamnya, Furano juga terkenal dengan hasil bumi lokalnya seperti wortel, keju, dan puding susu.
Bahkan jika kamu kurang tertarik dengan ski, Furano menawarkan banyak hal untuk kamu jelajahi selama musim dingin. Area ini menawarkan berbagai atraksi menawan, seperti Miyama Pass yang diselimuti salju dan Shirogane Blue Pond yang berwarna biru es dan magis. Wisatawan yang aktif dapat menikmati petualangan bersalju seperti trekking dengan sepatu salju, balon udara, memancing di lubang es, bermain seluncur salju, atau pengalaman seru naik kereta luncur anjing. Festival Ski Furano juga menghadirkan suasana meriah, menjajikan keseruan bagi segala usia.
4. Mengendarai Mobil Salju di Sekitar Danau Shikaribetsu

Hokkaido memang tak kekurangan tempat untuk aktivitas musim dingin, tetapi destinasi menarik yang memadukan pemandangan alam dan pengalaman budaya terbaik adalah Danau Shikaribetsu. Terletak di pegunungan Daisetsuzan, Danau Shikaribetsu adalah danau dengan ketinggian tertinggi di Hokkaido, yaitu 810 meter. Meskipun indah sepanjang tahun, danau ini akan terlihat lebih indah di musim dingin, terutama saat kamu menjelajahi hamparan luas Taman Nasional Daisetsuzan yang mengelilingi danau. Mengendarai mobil salju memungkinkan kamu untuk merasakan ketenangan magis oasis yang diselimuti salju. Jika beruntung, kamu mungkin melihat jejak hewan musim dingin, seperti rubah dan kelinci, atau bahkan melihat satwa liar seperti elang ekor putih dan burung hantu ikan Blakiston. Pagi-pagi sekali, kamu mungkin melihat “debu berlian”, sejenis salju yang begitu halus sehingga memantulkan sinar matahari dan berkilau seperti namanya.
Setiap musim dingin ketika danau membeku, sebuah “desa” dibangun. Inilah Danau Shikaribetsu Kotan, sebuah acara khusus musim dingin yang diadakan di danau tersebut. Salah satu daya tarik di sini adalah Ice Bar, tempat kamu bisa menikmati minuman dari gelas es asli, dan berendam air panas di salju di udara terbuka. Berendam air panas di salju memang tak ada tandingannya, jadi jangan lupa bawa handuk dan baju renang!
Baca juga artikel lainnya: Rekomendasi Ramen-Ramen Terbaik di Hokkaido



