Jepang merupakan sebuah negara yang memiliki empat musim yaitu musim semi (haru), panas (natsu), gugur (aki), dan dingin (fuyu) yang masing-masing berlangsung selama sekitar 3 bulan. Musim-musim ini memiliki dan menawarkan pengunjung yang datang ke Jepang berbagai macam bentuk keindahan dan keunikan, seperti festival, acara, tradisi, pemandangan, kegiatan, dan makanan musiman. Musim dingin di Jepang tidak hanya mengenai melihat salju saja. Di sepunjur negara Jepang, musim kedatangan salju putih ini dirayakan dengan berbagai festival unik yang memadukan tradisi, budaya, kuliner, salju, dan pemandangan yang indah nya.
Musim dingin atau fuyu di Jepang berlangsung selama tiga bulan, dari bulan Desember hingga Februari. Tiga bulan ini sangat cocok untuk pengunjung yang ingin merasakan keindahan-keindahan festival musim dingin yang tidak ada di Indonesia di penjuru negara Jepang.
Rekomendasi Festival Musim Dingin Jepang untuk Dikunjungi
Table of Contents
Berikut adalah tujuh rekomendasi festival musim dingin di Jepang yang dapat kamu kunjungi di akhir tahun nanti:
1. Sapporo Snow Festival — Hokkaido
Sapporo Snow Festival diadakan selama satu minggu setiap Februari di musim dingin dan berawal hanya dari enam patung salju buatan karya anak-anak SMP dan SMA sekitar di Odori Park di tahun 1950. Sapporo Snow Festival telah menjadi salah satu festival musim dingin terbesar di Sapporo yang dikunjungi lokal maupun turis dari seluruh dunia.
Sapporo Snow Festival terletak di tiga titik di Sapporo, Hokkaido, yaitu di Odori, Susukino, dan Tsu Dome/Tsudome. Lokasi untama festival yang dapat dikunjungi pengunjung adalah di sepanjang jalan Taman Odori. Dimana terdapat banyak patung-patung hiasan salju dengan berbagai ukurannya terbentang dari 1 sampai 12 chome sepanjang 1,5 kilometer di Taman Odori, menghiasi sepanjang jalan nya, yang dimana patung-patung tersebut akan diterangi hingga pukul 22.00. Tidak hanya itu festival ini juga mengadakan kontes Patung Salju Internasional, yang menambah kemeriahan festival ini.
Selain itu, di titik Susukino, pengunjung dapat menemukan lomba-lomba patung es dan lebih dari 100 hiasan patung-patung salju yang menyala. Sedangkan di titik Tsu Dome/Tsudome, pengunjung akan menemukan atraksi seperti seluncuran raksasa dibuat dari salju serta acara-acara dalam dan luar ruangan yang dapat dinikmati pengunjung.
2. Otaru Snow Light Path Festival — Hokkaido
Otaru Snow Light Path Festival diadakan setiap Februari musim dingin di Otaru, Hokkaido. Selama festival ini berlangsung kota Otaru dihiasi dengan berbagai macam patung salju kecil dan lampu-lampu. Dikarenakan festival ini berlangsung bersamaan dengan Sapporo Snow Festival, pengunjung dapat mengunjungi kedua festival ini secara langsung dalam satu perjalanan.
Lokasi-lokasi utama yang menjadi sasaran pengunjung selama festival ini adalah Canal (Tempat Unga) yang dipenuhi dengan pemandangan dan hiasan-hiasan musim dingin yang indah. Terletak di sepanjang 300 meter Kanal Otaru, Kanal ini berjarak kurang lebih sepuluh menit berjalan kaki dari Stasiun Otaru. Kedua adalah Temiyasen, yang dipenuhi dengan lilin dan hiasan-hiasan patung salju. Selain kedua tempat tersebut, ada juga Otaru Art Base dan juga Tenguyama yang berisikan hiasan-hiasan salju lainnya yang dapat meramaikan festival Otaru Snow Path Light.
3. Asahikawa Winter Festival — Hokkaido
Asahikawa Winter Festival merupakan festival musim dingin terbesar kedua di Hokkaido, setelah Sapporo Snow Festival. Festival ini berlangsung di awal bulan Februari bersamaan dengan Sapporo Snow Festival. Maka dari itu, pengunjung dapat mengunjungi dan merasakan kedua festival ini secara bersamaan, dengan festival tersebut berada sekitar 80 menit perjalanan kereta antar satu sama lain.
Asahikawa Winter Festival ini terletak di dua lokasi, Asahibashi dan Heiwa Dori. Walau bukan merupakan festival musim dingin terbesar di Jepang, festival ini memiliki hiasan patung-patung salju terbesar, bahkan hingga tercatat dalam buku Guinness World Record untuk bangunan salju terbesar yang pernah dibangun. Selain itu, di festival ini terdapat berbagai macam atraksi lainnya seperti lomba patung salju, patung salju berukuran kecil, seluncuran salju, mobil salju, kereta luncur yang ditarik kuda, dan bar es.
4. Yokote Kamakura Festival — Akita
Festival yang telah ada selama 450 tahun ini diadakan di setiap bulan Februari musim dingin di Yokote, Akita. Yokote Kamakura Festival ini menampilkan banyak rumah-rumah salju berbentuk igloo, yang disebut juga dengan nama kamakura. Kamakura tersebut didirikan di berbagai lokasi di seluruh kota, dengan lebih dari 80 kamakura igloo buatan dan kamakura-kamakura kecil lainnya.
Didalam kamakura yang telah dibangun, pengunjung dapat menemukan altar salju yang dibuat untuk dewa air dan orang-orang dapat berdoa untuk air yang melimpah dan bersih. Selain itu, pada malam hari, pengunjung dapat menikmati suguhan kue beras serta amazake (minuman anggur beras manis dengan kadar alkohol yang rendah/nol) di dalam kamakura.
5. Hirosaki Castle Snow Lantern Festival — Aomori
Festival yang telah ada dari tahun 1977 ini dilaksanakan di Kastil Hirosaki, Aomori. Kastil yang merupakan tempat popular untuk bunga Sakura tersebut juga digunakan dalam musim dingin. Dimeriahkan dengan adanya ratusan iglo kecil yang dikenal sebagai kamakura, serta patung-patung salju lainnya, festival ini dapat dilihat juga dengan adanya ratusan lebih lentera salju yang dibuat oleh warga-warga lokal setempat.
Pemandangan festival di kawasan Taman Hirosaki yang terletak di dekat kastil patut untuk dilihat saat mengunjungi festival ini. Terutama dengan pencahayaan dari hiasan-hiasan yang ada dan lentera yang menerangi suasana malam bersalju Kastil Hirosaki.
6. Tokamachi Snow Festival — Niigata
Festival yang diadakan tahunan setiap pertengahan Februari musim dingin ini merupakan salah satu festival musim salju tertua yang ada di Jepang. Diselenggarakan di Tokamachi, Niigata, Tokamachi Snow Festival ini lahir dari konsep warga lokal yaitu menikmati dan mengatasi salju yang ada di Tokamachi, salah satu wilayah dengan rasio turun salju terbesar di Jepang.
Dibandingkan dengan Sapporo Snow Festival, Tokamachi Snow Festival memiliki suasana yang lebih bernuansa neighborhood atau perdesaan dan tidak terlalu komersial. Dengan adanya berbagai macam hiasan dan patung-patung salju yang dibuat warga lokal di penjuru kota. Patung-patung yang berada dalam satu lokasi yang sama tersebut disebut dengan sebutan “hiroba.”
7. Lake Shikotsu Ice Festival — Hokkaido
Festival yang diadakan di Chitose, Hokkaido ini diselenggarakan setiap akhir bulan Januari atau awal bulan Februari. Menunjukan berbagai macam patung-patung es yang dibuat dari murni yang ada di Danau Shikotsu, festival ini memberikan pemandangan siang dan malam musim dingin yang berbeda dan indah. Tidak hanya itu, Lake Shikotsu Ice festival ini juga ditemani dengan berbagai macam pemandian air panas (hot springs) yang dapat dinikmati pengunjung di suasana dingin festival ini.
Baca Juga: Rekomendasi 13 Tempat Terindah di Jepang saat Musim Dingin
Rincian Festival Musim Dingin Jepang
| Nama | Tanggal Diselenggarakan (2027) | Lokasi |
| Sapporo Snow Festival | February 4–11, 2027 | Sapporo, Hokkaido |
| Otaru Snow Light Path Festival | February 6–13, 2027 | Otaru, Hokkaido |
| Asahikawa Winter Festival | February 6–11, 2027 | Asahikawa, Hokkaido |
| Yokote Kamakura Festival | February 12–13, 2027 | Yokote, Akita |
| Hirosaki Castle Snow Lantern Festival | February 6–11, 2027 | Hirosaki Park, Hirosaki, Aomori |
| Tokamachi Snow Festival | February 19–21, 2027 | Tokamachi, Niigata |
| Lake Shikotsu Ice Festival | January 30–February 23, 2027 | Lake Shikotsu, Chitose, Hokkaido |
Baca Juga: Kegiatan Musim Dingin Menarik di Hokkaido yang Jarang Diketahui



